Tuesday, May 1, 2018

Makanan Pantangan Darah Tinggi yang Wajib Anda Hindari

Daftar Makanan Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Ketahui
Meski penyebab darah tinggi masih belum banyak diketahui, namun dunia kedokteran yakin bahwa pola makan turut menyumbang sebagai penyebab penyakit kronis ini. Pola makan yang salah dapat menyebabkan darah tinggi, atau menyebabkan sulitnya penurunan tekanan darah pada penderita darah tinggi. Seringkali, faktor yang dapat kita kendalikan ini dianggap remeh sehingga penyakit darah tinggi terus berlanjut dan tidak jarang menyebabkan komplikasi.
Berikut ini adalah makanan pantangan darah tinggi yang sebaiknya dihindari:
  1. Garam

Ini adalah pantangan darah tinggi yang utama. Kandungan garam yang banyak di dalam darah penderita darah tinggi akan menyebabkan kenaikkan tekanan darah yang disebabkan oleh sifat garam yang dapat menarik air. Namun bukan berarti Anda tidak boleh makan garam sama sekali. Institusi terkenal Amerika yang meneliti banyak mengenai penyakit darah tinggi mengatakan bahwa asupan garam dapur maksimal yang dapat dikonsumsi oleh penderita darah tinggi adalah 6 gram atau setara dengan satu sendok teh. Bila dapat lebih sedikit, efeknya lebih bagus.
Jadi, lebih baik makan makanan yang dibuat sendiri di rumah daripada beli makanan di luar, karena kita dapat mengontrol jumlah garam yang kita konsumsi.
  1. Makanan Kaleng
Pengawet yang dipakai untuk megawetkan makanan kaleng terbuat dari substansi yang membentuk garam. Alasan inilah yang membuat makanan kaleng menjadi pantangan darah tinggi. Mungkin rasa makanan kaleng tidak begitu asin, namun hati-hati karena kadar garam yang dikandungnya tetao tinggi.
  1. Produk Daging Olahan
Sama seperti makanan kaleng, produk daging olahan banyak mengandung garam untuk mengawetkan daging tersebut. Hindari makanan seperti dendeng, sosis, nugget, kornet, daging ham dan daging olahan lainnya. Sama seperti makanan kaleng, meski rasa daging olahan ini tidak terlalu asin namun garam yang dikandungnya tetap saja tinggi.
  1. Mie Instan
Jenis makanan ini tentu menjadi teman sejati Anda dikala lapar, tidak punya uang dan tidak mau masak makanan yang ribet. Namun hati-hati terhadap mie instan yang mengandung kadar garam yang tinggi. Selain garam, mie instan juga mengandung banyak lemak dan kalori yang dapat menaikkan berat badan. Padahal berat badan yang ideal merupakan salah satu dari program menurunkan berat badan. Satu bungkus mie instan saja dapat membahayakan, apalagi bila dimakan dalam jumlah yang lebih. Mie instan merupakan pantangan darah tinggi yang wajib dihindari.
  1. Makanan Berlemak Jenuh
Apa itu makanan yang mengandung lemak jenuh? Banyak sekali makanan enak yang mengandung lemak jenuh. Namun secara prinsip, semua makanan yang digoreng menggunakan minyak kelapa atau minyak sayur merupakan makanan dengan lemak jenuh. Lemak dari sapi pun mengandung banyak lemak jenuh. Termasuk juga susu full cream, keju, kuning telur, donat, dan kulit ayam. Jangan lupakan mentega pada popcorn atau roti Anda yang juga mengandung lemak tidak baik ini.
Makanan dengan lemak jenuh dapat menaikkan tekanan darah dengan cara meningkatkan kadar kolesterol yang akan mempersempit lubang pembuluh darah Anda. Menurunkan kadar kolesterol dan berat badan merupakan salah satu program terapi darah tinggi. Jadi, pantangan darah tinggi yang satu ini tidak bisa Anda maklumi begitu saja.
  1. Asinan dan Acar
Ya, asinan dan acar boleh saja terbuat dari buah atau mentimun. Namun, jangan lupakan kuah dan proses pembuatannya yang melibatkan banyak garam. Makanan menyegarkan ini seringkali kita anggap sebagai makanan sehat sebagai pendamping chinesse food, sate atau makanan lainnya. Namun ternyata karena garam yang dikandungnya, makanan ini menjadi pantangan darah tinggi.
  1. Makanan dan Minuman Manis
Tidak punya kencing manis bukan berarti Anda aman mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis. Gula dan karbohidrat sederhana (seperti gula pasir, kue, permen dan minuman manis) merupakan salah satu hal yang malah dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Lebih jauh lagi, makanan dan minuman manis dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit jantung pada penderita tekanan darah tinggi. Pantangan darah tinggi ini jangan Anda remehkan. Jadi, jauhilah makanan manis dan terutama minuman manis yang banyak mengandung gula.
  1. Daging Merah
Mungkin Anda berpikir bahwa makan daging sapi tanpa lemak adalah salah satu jenis makanan yang sehat. Namun ternyata daging sapi yang termasuk dalam kelompok daging merah mengandung banyak lemak jenuh yang tidak baik untuk jantung dan pembuluh darah Anda. Jenis daging yang termasuk dalam kategori ini adalah daging sapi, daging kambing dan hampir seluruh daging mamalia lainnya. Pantangan darah tinggi yang satu ini juga tidak dapat Anda sepelekan begitu saja, dan cobalah mencoba menghindarinya.
  1. Kafein
Kopi dan teh yang mengandung kafein disarankan agara dikurangi konsumsinya oleh mereka yang menderita darah tinggi. Kafein mempunyai efek menaikkan tekanan darah dalam waktu yang singkat untuk waktu yang singkat pula. Karena alasan ini, konsumsi kafein sebaiknya dibatasi untuk menjaga tekanan darah. Minuman dengan kafein contohnya ialah kopi, teh, cokelat, minuman penambah energi dan minuman soda.

Obat Tradisional Darah Tinggi


Selain memantang makanan pantangan darah tinggi, Anda juga dapat berusaha melawan penyakit darah tinggi Anda dengan obat tradisional. Namun, perlu diingat dan diketahui bahwa obat tradisional hanyalah sebagai obat tambahan saja. Anda tetap memerlukan obat apotek yang diminum seumur hidup untuk mengontrol tekanan darah Anda dalam batas yang normal.
Beberapa obat tradisional darah tinggi yang terbukti ampuh adalah:
  • Bawang putih
  • Daun basil seperti kemangi
  • Jus belimbing
  • Kayu manis
  • Minyak ikan
  • Makanan berserat
  • Makanan bergandum
Memerangi penyakit darah tinggi merupakan hal wajib bagi para penderitanya. Bagaimana tidak, komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit ini bukanlah penyakit main-main yang dapat disembuhkan dalam semalam. Mengurangi bahkan memantang makanan pantangan darah tinggi adalah hal yang sangat direkomendasikan oleh banyak institusi kesehatan di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Jangan lupa untuk mengurangi konsumsi garam, makanan berpengawet, makanan dan minuman manis, serta makanan berlemak. Selain itu, aktivitas fisik yang teratur serta usaha menurunkan berat badan juga dapat membantu menurunkan angka tekanan darah. Mengurangi rokok serta alkohol juga akan mengurangi angka tekanan darah Anda.

Pengobatan & Pencegahan
DISARANKAN UNTUK KONSULTASI DAHULU SEBELUM KONSUMSI



Reaksi:
SENYUM ANDA KEBAHAGIAAN KAMI